WANITA GEMBEL DI TOKO SUPER MEWAH
Suatu kali ada sebuah toko serba ada super mewah yang baru dibuka,
desain toko raksasa itu begitu moderen dan berkilau, sehingga orang
yang masuk kesitu seperti sedang berada didunia yang penuh fantasi.
Tidak jauh dari toko itu, ada seorang ibu tua yang membawa sebuah tas,
ibu itu pasti seorang gembel, itu tampak dari pakaiannya yang lusuh,
koyak disana-sini, bau yang menyengat dan wajahnya yang penuh debu dan
berkeriput.
sedangkan tas yang dibawanya itu berisi seluruh
kekayaannya yang terdiri dari beberapa barang rongsokan dan pakaian yang
ia temukan ditempat sampah.
Tak dinyana, wanita gembel itu masuk kedalam toko super mewah yang besar itu..
Karena hari itu adalah grand opening, sehingga security pun tidak mau
mengusir gembel tersebut karena takut menimbulkan gangguan dihadapan
para pengunjung, yang sudah pasti hanya kalangan kelas super atas yang
berani masuk ketoko tersebut..
wanita gembel itu masuk semakin
dalam, ia melintasi bagian-bagian yang mungkin tidak terlalu menarik
untuknya, dan akhirnya ia berhenti dibagian gaun malam yang pastinya
dengan harga paling murah US$ 25.000.
ia memperhatikan sebuah
gaun malam berwarna merah yang memang sangat menarik, kemudian seorang
gadis muda yang pastinya pelayan dibagian itu mendatanginya..
"Ada yang bisa saya bantu ibu.." sapa ramah gadis tersebut sambil agak sedikit menunduk guna menunjukkan rasa hormat..
"saya ingin mencoba gaun warna merah itu.." sahut wanita gembel itu sambil menunjuk gaun yang ia maksud..
"Maaf, ibu..ukuran yang ibu pakai ukuran berapa?" tanya si gadis dengan ramah..
wanita tua itu hanya bisa menggelengkan kepalanya, "Bila begitu saya
akan mengukur badan ibu terlebih dahulu ya.." sahut penjaga toko sembari
mengambil alat ukur..
***
Singkat cerita, wanita itu
dilayani dengan demikian baik oleh penjaga toko tersebut, ia bukan hanya
mencoba 1 gaun tapi dua gaun yang harganya hanya orang-orang tertentu
saja yang dapat membelinya.
Setelah merasa puas karena
keinginannya terpenuhi, setelah memakai 2 gaun mewah dikamar pas, iapun
berterima kasih kepada pelayan toko itu dan melenggang pergi..
Dari semula sang gadis pelayan toko tahu bahwa ibu tersebut mungkin
tidak akan membeli gaun mewah tersebut namun ia mengerti tanggung
jawabnya yaitu melayani setiap orang yang membutuhkan bantuan dibagian
yang dijaganya..
Cerita ini menjadi pergunjingan diseluruh
kota, sampai ada seorang jurnalis yang sengaja bertanya kepada gadis
itu, mengapa ia tetap mau melayani dengan baik wanita gembel itu, walau
ia tahu bahwa mungkin wanita gembel itu tidak akan dapat membeli gaun
mahal tersebut..
"Tugas saya ditoko ini adalah melayani dan
bukan memvonis, maka saya melakukan pelayanan yang terbaik kepada
siapapun yang membutuhkan bantuan
saya.." jawab gadis itu..
Perkataan gadis itu dimuat disurat kabar, dan sejak hari itu omset toko tersebut meningkat 40%..
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar